1. Ijin Impor

Perijinan apa saja yang perlu dipegang oleh perusahaan yang mau mengimpor barang dari luar negeri?

Untuk melakukan impor barang dari luar negeri maka sebuah perusahaan wajib memiliki Angka pengenal Impor ( API). API terbagi menjadi dua yakni API-U (umum) untuk importer umum dan API-P (untuk importer yang mengimpor bahan baku keperluan produksi). Untuk mengurus API-U atau API-P bisa menghubungi kami di link wa di kanan bawah laman web ini.

Setelah memiliki API-U atau API-P, maka yang perlu diperhatikan adalah pengecekan kategori produk pda Lartas, disana akan diketahui perijinan lainnya yang dibutuhkan untuk melakukan impor barang tertentu.

Setelah diketahui perijinan apa saja, dan apabila perijinan lainnya sudah dipenuhi maka dapat dilakukan pengurusan kuota Impor (Surat Persetujuan Impor/ SPI) di kementrian perdagangan. Namun sebelumnya akan di lakukan survey ke lokasi pabrik atau gudang milik importer. Survey akan dilakukan oleh lembaga survey. Mengapa survey dilakukan dikarenakan kuota diberikan berdasarkan kapasitas gudang dari importer. Anda kesulitan dalam memperoleh kuota Impor? Maka hubungi wa kami segera , kami dapat membantu mengurus hingga keluar sesuai dengan kebutuhan dalam waktu yang tidak lama.

Info lebih lanjut hub. Wa kami dibawah.

Persetujuan Ekspor (Kuota Ekspor)

Untuk melakukan ekspor produk Indonesia keluar negeri yang pertama harus dilakukan adalah memiliki Angka Pengenal Ekspor (APE). Setelah memiliki APE (bisa kami bantu) maka bisa melakukan registrasi untuk ijin ekspor.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami melalui wa di kanan bawah ini.

Send a Message